Pengenalan Fitur CX Programmer (PLC Omron) » Selamat datang di Akademi Automasi Indonesia. Pada artikel ini kita akan membahas fitur yang tersedia pada software CX Programmer. Kami sarankan supaya anda membaca secara tuntas, sehingga tidak ada materi penting yang terlewatkan.
Tutorial PLC Omron CP Series menggunakan software CX Programmer di situs ini telah kami susun secara sistematis (rapi dan berurutan) mulai dari materi dasar hingga lanjut, sehingga anda bisa lebih mudah untuk mempelajarinya berdasarkan tingkat pemahaman yang dimiliki saat ini.
Indeks Materi
Tutorial Lengkap PLC Omron CP Series
Sebelum mulai belajar, selalu ucapkan Bismillah!
Silakan bertanya pada kolom komentar di bawah kalau anda mengalami kesulitan untuk memahami isi materi, kami akan berusaha membalas komentar anda.
Selamat belajar dan tetap semangat 🙂
Sebelum kita membuat sebuah projek baru, sebaiknya tentukan terlebih dahulu Tipe PLC yang akan digunakan menyesuaikan kebutuhan IO. Walaupun sebenarnya kita juga bisa mengganti tipenya di menu Change PLC.
Setelah menyimpan projek yang baru saja anda buat, coba perhatikan gambar di bawah ini. Pada bagian yang diberi kotak merah disebut dengan “Project Tree“, di dalamnya berisi banyak menu, di antaranya adalah menu “Program Sections” yang berada di dalam kotak biru.
Di dalam software CX Programmer, Program Sections digunakan untuk memudahkan pengelolaan program besar yang dibagi menjadi beberapa definable (penamaan section). Daftar sections dalam program bisa diubah namanya untuk memudahkan pencarian dan dapat digunakan untuk menyimpan algoritma.
Cara membuat ladder logic di CX Programmer sangat mudah, anda cukup melakukan drag and drop dari setiap fungsi yang anda butuhkan.
Untuk memastikan bahwa program yang anda buat sudah benar, perhatikan garis pada busbar sebelah kiri. Jika berwarna hijau seperti gambar di atas, maka artinya program sudah benar. Namun jika berwarna merah seperti gambar di bawah, maka artinya program belum lengkap. Pada contoh ini saya belum menghubungkan ke output.
Symbol adalah kode khusus yang digunakan untuk menggantikan IO Address. Sebagai seorang PLC Programmer, saya sangat menyukai fitur ini karena bisa membuat program yang saya buat menjadi terkesan sangat eksklusif dan orang lain akan memerlukan ekstra waktu dan tenaga untuk memahaminya.
Aturan pembuatannya ini tidaklah rumit, anda bebas menentukannya sendiri seperti apa kodenya. Yang perlu anda perhatikan hanyalah penggunaan karakternya, kita hanya diperbolehkan menggunakan a-z, 0-9, dan under score.
Intinya, anda harus membuatnya lebih ringkas dan unik, seolah-olah cukup anda sendiri yang mengetahui peruntukannya. Kalau saya terbiasa menyingkat setiap kata menjadi 3 karakter. Misalnya, sebuah output akan saya gunakan untuk menhidupkan “Motor Conveyor Nomor 1”, maka saya akan membuatnya menjadi “MtrCnv001“.
Inilah cara membuat symbol di CX Programmer
Comment adalah fitur yang fungsinya menerangkan penggunaan atau pemakaian IO Address. Bisa dibilang kalau fungsinya merupakan kebalikan dari symbol.
Inilah cara membuat comment di CX Programmer
Local Symbol, atau kebanyakan Automation Engineer menyebutnya sebagai Local Variable, adalah symbol yang hanya bisa digunakan pada setiap section tertentu seperti yang telah saya jelaskan cara membuatnya di atas. Local Symbol tidak akan bisa digunakan pada lebih dari 1 section.
Sedangkan Global Symbol memungkinkan untuk digunakan di berbagai program section dalam sebuah projek. Berikut ini cara membuatnya:
Rung adalah sebuah unit logika yang bisa mencakup lebih dari 1 baris dan kolom, setiap rung diberi nomor secara otomatis. Semakin komplek sebuah program maka semakin banyak pula jumlah rung dibuat, sehingga diperlukan comment yang menjelaskan kegunaan dari setiap rung agar memudahkan programmer lain dalam memahami program yang kita buat.
Berikut ini cara menambahkan comment pada ladder diagram:
Tutorial PLC Omron Bahasa Indonesia
Pengenalan Fitur CX Programmer
Demikian penjelasan detail tentang Pengenalan Fitur Software CX Programmer. Jika terdapat materi yang belum dimengerti atau mungkin ditemukan kesalahan di dalamnya, silakan tinggalkan pesan di kolom komentar, kami sangat terbuka dengan kritik dan saran dari anda.
Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada lebih banyak orang melalui tombol social sharing yang sudah disediakan di samping kiri atau bagian bawah halaman, supaya semakin banyak orang yang bisa memperoleh pengetahuan baru.
Semoga Allah memberikan pahala yang mengalir secara terus-menerus apabila anda berkenan dan ikhlas untuk ikut membantu menyebarkan ilmu yang bermanfaat.
“Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin”
Terima kasih dan salam hangat dari kami,
Tim Automasi.NET 🙂
Referensi Materi » www.omron.co.id
Instruksi DIFU dan DIFD serta Contohnya pada PLC Omron CP1H » Selamat datang di Akademi…
Gunakan kalkulator konversi biner ke oktal di bawah ini untuk memeriksa hasil perhitungan manual anda.…
Rangkaian Logika Self Holding pada PLC Omron CP1H » Selamat datang di Akademi Automasi Indonesia.…
Kontak NO dan NC serta Perintah OUT pada PLC Omron CP1H » Selamat datang di…
Mengenal Hardware PLC Omron CP1H » Pada artikel ini kita akan membahas varian CPU dari…
Tutorial PLC Omron CP Series (CX Programmer) » Pada halaman ini saya telah membuat daftar…
Lihat Komentar
Thanks sharingnya, bang.
Siap, Mas Hamid.
Materinya bagus
Thanks, Mas Sultan.
Makasih ilmunya, mas.
Saya sangat terbantu, ditunggu update materinya ya
Bang, materi videonya dilengkapin donk, hehee
Siap, Mas Adham.
Diusahakan secepatnya ya.
Halo, Mas Adham.
Saat ini masih sibuk sekali dengan pekerjaan profesional saya, mohon bersabar ya.
Bang, ada installer CX-One?
Halo, Mas Ramadhan.
Mohon maaf, saya tidak menyediakannya. Silakan unduh versi trial secara langsung di website resmi Omron ya
Materinya bagus, to the point, dan detail. Tapi sayang belum ada lanjutannya.
Siap, Mas Fadil
Semoga segera ada update materinya
Terima kasih, mohon maaf karena kesibukan saya sehingga blog belum dapat digunakan secara maksimal.
Materi lanjutannya belum ada ya, mas?
Mohon ditunggu ya, mas Agus